Arby absen 1 pekan
Kemenangan telak atas Rianodie FC harus dibayar mahal oleh Barcat karena mereka kehilangan Pendobrak-nya, akibat mengalami cedera hamstring.Cedera hamstring tersebut membuat pemain asal Aceh itu kemungkinan akan absen berlaga paling tidak selama 1 pekan.
Yang sudah hampir pasti Arby akan absen ketika Barcat bersua dgn Tim SMA 12 pd laga lanjutan akhir pekan ini.
Mantan pemain AceFceh itu juga kemungkinan akan absen dalam sesi latihan.
Absennya Arby tentu saja memusingkan pelatih Nor, karena selama ini ia selalu mengandalkan tenaga pemain bernomor punggung 8 itu untuk berduet dgn Putra di lini depan.
Arby sendiri sebenarnya baru kembali beraksi di tim utama Barcat pada pekan lalu setelah sempat absen selama satu pakan karena cedera lutut.

Nor tetap pasang Putra
Pelatih Barcat, Husni A.(Nor), mengaku masih akan tetap mempertahankan Putra sebagai striker solo di lini depan Barcat pada pertandingan selanjutnya. Dengan 1 striker, Nor yakin skuad Barcat mampu meraih kemenangan sesuai target manajemen pada lawatan barcat di tanah Borneo. Namun Nor enggan membeberkan siapa striker yang akan dipasang sebagai starter.
Bisa jadi Nor akan mencoba memainkan striker asal Jombang, Putra Pamungkas sejak menit awal di lini depan Barcat, atau tetap mengandalkan striker lama Ade, sedangkan Ade telah nyaman di posisinya saat ini.
Putra hingga kini belum mencetak satu gol pun bagi Barcat pada pertandingan friendly futsall. Gol-gol Barcat selama ini lahir dari kaki Ade, Arby, serta A'an.
Sebelumnya pada pertandingan uji coba menghadapi Persikoba Batu hari Senin (13/4) kemarin, pemain veteran Risky(Kiky) mencetak dua dari total enam gol Barcat. sendiri selama ini masih sering dimainkan sebagai pemain pengganti pada babak ke dua.
Pemain-pemain Arema juga patut mewaspadai ancaman hukuman akumulasi kartu kuning. Saat ini ada pemain Barcat yang telah mengantongi kartu kun
ing, yaitu Arby, dan Jose. Bila mereka kembali memperoleh kartu, maka dipastikan kekuatan Barcat akan timpang saat bertanding. (BCT/pino)

Gol perdana Ade
Padahal, gol Ade pada menit ke 16 itu mampu membuat Barcatmenyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah sebelumnya sempat tertingga.
“Aku senang bisa cetak gol pertama untuk Barcat. Tapi sayangnya gol itu tidak bisa bawa Barcatmenang,” ujar Ade seperti dilansir dari Malang Post.
Mengenai gol yang dicetaknya, Ade mengaku sedikit spesial karena dicetak denganmenggunakan kaki kiri, padahal selama ini Ade dikenal sebagai pemain dengan frekuensi kakikanan.
“Ya, coach Nor pernah bilang kaki kiriku jelek dan tidak bagus ketika shooting, tapi aku bisamembuktikannya dengan cetak gol,” tambah mantan pemain Soleak (SMP 11) itu.
Menanggapi kerasnya pertandingan dan kepemimpinan wasit yang dinilainya kurang bagus, pemain kelahiran 5 Januari 1992 itu memilih diam dan tidak banyak protes kepada wasit. Sebagai pemain local yang telah lama bermain di Barcat
, Ade tentu merasakan kerasnyapertandingan, pada laga kemarin pun Roman sering menerima tackling keras dan dorongan daripemain lawan.
“Sangat sulit untuk dipercaya bagaimana wasit di pertandingan kemarin (Al-dino v Barcat). Akulebih baik diam, tidak mau banyak protes, aku tidak mau nanti malah kena kartu,” jelasnya. (BCT/nor/pino)
Nor: "Pino lebih cocok duet dengan Jose"
"Sepertinya tidak bisa saya untuk menjagakan mereka menjadi kiper kleb ini, mereka lebih cocok bermain di belakang bersama" aku Nor saat setelah menelan kekalahan atas Al-dino.
"Sekarang susah cari kiper berbakat, saya udah coba beberapa, tapi mainnya PUKAIMA!!(perkataan kotor khas aceh red*) semua."tambah Nor.
